Ayah, tidak terasa sudah 3 bulan sejak kepergianmu. Waktu terasa begitu cepat ya, ayah? Rumah jadi terasa begitu sepi sekarang. Apalagi kami dirumah hanya bertiga, untungnya sekarang kita punya keluarga baru, Ada cucu ayah yang selalu bisa membuat kami tertawa. Kehadirannya menjadi penghibur bagi kami yang kadang merasa sedih ketika ingat kau, ayah.
Dan hari ini, aku membuka kembali kenangan-kenangan bersama mu. Entah kenapa, selalu saja ada yang menetes di pelupuk mata ketika melihat foto-foto itu. Aku merindukanmu ayah. Rindu dengan semua nasehatmu. Rindu ketika dulu kau selalu memarahi ku jika aku selalu membantahmu. Tapi, semua itu kau lakuakan karena kau sayang padaku kan, ayah? Maafkan aku jika aku belum bisa menjadi anak yang bisa membuatmu bangga ayah. Maafkan aku karena tidak sempat membuat mu melihat ku menjadi seorang sarjana seperti yang kau inginkan.
Ayah, bagaimana kabarmu disana? Apakah disana tempat yang nyaman? Apa kau kesepian disana ayah? Aku sangat merindukanmu. Aku ingin bertemu denganmu, Ayah. Semoga bisa bertemu denganmu, ayah. walau hanya lewat mimpi saja. :")
KADO ISTIMEWA
5 tahun yang lalu

